Bagi Mela Pujayanti, Dangdut Academy bukan sekadar ajang pencarian bakat. Ini adalah jembatan emas menuju mimpinya sebagai penyanyi profesional. Remaja 18 tahun asal Bandung ini berhasil menembus babak Final Audition Dangdut Academy 8, dan ia tak sendiri—di dalam hatinya, ada semangat dari sang idola, Lesti Kejora, yang terus membara.
Dari SD Sudah Tertarik Nyanyi
Ketertarikan Mela pada dunia tarik suara sudah dimulai sejak kelas 5 SD. Saat itu, ia lebih dulu akrab dengan lagu-lagu gambus dan Pop Sunda sebelum akhirnya jatuh cinta pada dangdut. Bakatnya terus diasah, dan tekadnya semakin kuat ketika ia melihat perjalanan karier Lesti Kejora yang sukses besar.
“Aku ngefans banget sama Teh Lesti. Semakin lihat perjuangannya, aku makin termotivasi untuk bisa seperti dia,” ujar Mela saat ditemui di Studio 5 Emtek City, Jakarta Barat, Jumat (3/7/2026).
Dua Idola dengan Karakter Berbeda
Selain Lesti, Mela juga mengidolakan Melly Lee. Menurutnya, kedua penyanyi ini memiliki gaya bernyanyi yang khas dan saling melengkapi inspirasinya. “Teh Melly punya cengkok yang keriting banget, aku suka banget. Tapi Teh Lesti juga punya karakter kuat. Dua-duanya jadi panutan aku,” jelasnya.
Dukungan Penuh dari Keluarga dan Lingkungan
Kini, setelah lolos ke 53 besar Final Audition, Mela mempersiapkan diri dengan maksimal. Dukungan dari keluarga dan lingkungan sekitarnya menjadi energi tambahan. “Keluarga di rumah senang dan support banget. Lingkunganku juga mendukung, alhamdulillah,” tutup Mela dengan senyum.
Perjalanan Mela masih panjang, tapi semangat dan inspirasinya dari Lesti Kejora dan Melly Lee membuat langkahnya semakin mantap. Siapa tahu, dari panggung Dangdut Academy 8, akan lahir bintang baru yang bersinar terang.