Acha Septriasa, aktris dan penyanyi yang akrab disapa Acha, kembali curhat tentang perannya sebagai ibu tunggal. Setelah resmi bercerai dari Vicky Kharisma pada Mei 2025 lalu, Acha harus beradaptasi dengan pola pengasuhan bersama atau co-parenting. Tantangan terbesarnya? Jarak antara Indonesia dan Australia yang memisahkan dirinya dengan sang buah hati, Bridgia Kalina Kharisma yang akrab dipanggil Brie.
Co-Parenting Lintas Negara: Antara Cinta dan Pengorbanan
Dalam unggahan terbaru di Instagram, Acha memperlihatkan momen kebersamaannya dengan Brie di sebuah pantai. Foto-foto itu menjadi pengingat bahwa waktu bersama anak sangatlah berharga. "Menjalani pengasuhan bersama di dua negara telah mengajarkan saya bahwa waktu bersama sangat berharga dan cinta tidak mengenal jarak," tulisnya penuh haru.
Namun di balik senyum manisnya, Acha menyimpan luka. Keputusan pengaturan pengasuhan terbaru membuatnya harus rela tidak bisa memeluk putrinya setiap hari. "Keputusan pengaturan pengasuhan terakhir ini tidak mudah untuk didengar. Tidak bisa memeluk putri saya membuat hati saya hancur," ungkapnya jujur.
Janji Seorang Ibu untuk Selalu Berjuang
Meski berat, Acha bertekad untuk tetap kuat. Ia berjanji akan terus berjuang demi menciptakan kehidupan yang aman dan stabil untuk dirinya dan Brie. "Ibu berjuang setiap hari untuk menciptakan kehidupan yang aman dan stabil untuk kita. Semua yang saya lakukan adalah untukmu, dan saya berjanji kita akan bersama lagi," tegasnya.
Acha juga menyemangati dirinya sendiri dengan keyakinan bahwa waktu akan menjawab segalanya. "Waktu yang akan menjawab. Kita akan selalu lebih kuat bersama," sambungnya. Di akhir unggahan, ia mengucapkan terima kasih kepada Lorna dan Lydia yang telah mendukungnya, dan menandai babak baru dalam hidupnya.
Kisah Acha ini menjadi pengingat bahwa menjadi orang tua, meski sudah berpisah, tetaplah sebuah perjuangan penuh cinta. Co-parenting bukanlah akhir, melainkan awal dari bentuk kasih sayang yang berbeda untuk si kecil.