Sebagai ibu yang menjalankan banyak peran, kamu pasti sering menomorsatukan kebutuhan orang lain. Namun, pernahkah kamu berhenti sejenak dan berbicara pada dirimu sendiri? Nasihat dari orang lain memang baik, tapi nasihat untuk diri sendiri punya kekuatan yang lebih dalam. Kamu yang paling tahu isi kepalamu, lelah yang kamu sembunyikan, dan harapan yang kamu rawat diam-diam.
Kata-kata bijak dari para pemikir besar bisa menjadi pengingat bahwa kamu tidak sendirian. Mereka dulu juga bergulat dengan keraguan dan kelelahan yang sama. Yuk, resapi pelan-pelan nasihat-nasihat berikut dan jadikan teman perjalananmu.
Nasihat dari Para Filsuf Stoik yang Menenangkan
Filsafat Stoik mengajarkan kita untuk fokus pada hal yang bisa dikendalikan dan melepaskan yang tidak. Ini sangat relevan untuk kamu yang sering merasa kewalahan dengan ekspektasi orang lain.
- "Kamu punya kuasa atas pikiranmu, bukan atas peristiwa di luar dirimu. Sadari itu, dan kamu akan menemukan kekuatan." — Marcus Aurelius
- "Kualitas hidupmu ditentukan oleh kualitas pikiranmu. Jadi, jaga pikiranmu baik-baik." — Marcus Aurelius
- "Berhentilah berdebat tentang bagaimana seharusnya orang baik. Jadilah orang baik itu." — Marcus Aurelius
- "Anehnya, kita mencintai diri sendiri lebih dari siapa pun, tapi lebih peduli pendapat orang lain daripada pendapat kita sendiri." — Marcus Aurelius
- "Kita lebih sering menderita dalam imajinasi daripada dalam kenyataan." — Seneca
- "Manusia tidak diganggu oleh peristiwa, melainkan oleh cara pandangnya terhadap peristiwa itu." — Epictetus
- "Pertama, katakan pada dirimu ingin menjadi apa; lalu lakukan apa yang harus kamu lakukan." — Epictetus
- "Manusia menaklukkan dunia dengan menaklukkan dirinya sendiri." — Zeno dari Citium
Belajar Welas Asih pada Diri Sendiri
Setelah melatih pikiran, saatnya melatih hati. Self-compassion atau welas asih pada diri sendiri adalah kemampuan untuk memperlakukan diri sendiri dengan kebaikan, seperti kita memperlakukan sahabat baik. Ini bukan egois, justru penting untuk kesehatan mental.
- "Ketika kita memberi welas asih pada diri sendiri, kita membuka hati dengan cara yang bisa mengubah hidup." — Kristin Neff
- "Yang kamu butuhkan untuk berwelas asih pada diri hanyalah menjadi manusia yang tidak sempurna, seperti semua orang." — Kristin Neff
- "Kamu sudah bertahun-tahun mengkritik dirimu dan itu tidak berhasil. Coba menyetujui dirimu, lalu lihat apa yang terjadi." — Louise Hay
- "Welas asih pada diri adalah memberi kebaikan yang sama kepada diri sendiri seperti yang kita berikan pada orang lain." — Christopher Germer
- "Kebanyakan orang yang tidak bahagia hanya perlu belajar satu hal: melihat diri sendiri lewat lensa welas asih." — Martha Beck
- "Tidak ada perbaikan diri yang bisa menggantikan penerimaan diri." — Robert Holden
- "Berhentilah menyalahkan dirimu karena telah menyalahkan diri sendiri." — Eleanor Brown
- "Keistimewaan terbesar dalam hidup adalah menjadi dirimu sendiri." — Joseph Campbell
Mulailah hari ini dengan satu kalimat positif untuk dirimu sendiri. Taruh di cermin, jadikan wallpaper ponsel, atau sekadar ucapkan dalam hati. Kamu berhak diperlakukan dengan lembut, termasuk oleh dirimu sendiri.