Rahasia Tanaman Cepat Ber tunas Baru, Ibu Rumah Wajib Tahu

Penulis: Rini Azhari
Senin, 14 September 2026 | 20:01:00 WIB

Menanam tanaman hias atau sayur di rumah memang menyenangkan, apalagi saat melihatnya tumbuh subur. Namun, tak jarang tanaman justru stagnan dan tidak kunjung mengeluarkan tunas baru. Padahal, ada beberapa cara jitu yang bisa Ibu lakukan untuk merangsang pertumbuhan tunas secara cepat. Mulai dari pemangkasan yang tepat hingga pemberian nutrisi yang seimbang, semuanya bisa dilakukan dengan mudah di rumah.

1. Pangkas dengan Teknik yang Benar

Pemangkasan adalah kunci utama untuk memicu tunas baru. Ketika Ibu memotong ujung pucuk tanaman, secara alami tanaman akan mengalihkan energinya untuk menumbuhkan tunas samping yang selama ini tertidur. Ahli biologi tanaman, Ottoline Leyser, menjelaskan bahwa pucuk utama menghasilkan hormon auksin yang menghambat pertumbuhan tunas di bawahnya. Dengan memangkas, hambatan itu hilang dan tunas baru pun bermunculan.

  • Waktu yang tepat: Lakukan pemangkasan saat tanaman sedang aktif tumbuh, misalnya di awal musim hujan atau saat cuaca hangat.
  • Pastikan tanaman sehat: Jangan memangkas tanaman yang baru dipindah, sedang stres, atau terserang penyakit.
  • Gunakan alat tajam dan steril: Bersihkan gunting pangkas dengan alkohol sebelum digunakan agar tidak menularkan penyakit.
  • Kenali jenis potongan: Potong pucuk (heading cut) untuk merangsang tunas samping, atau potong cabang (thinning cut) untuk mengurangi persaingan.
  • Potong di atas mata tunas: Buat potongan sedikit di atas nodus yang menghadap ke arah yang diinginkan.
  • Sisakan beberapa daun: Jangan buang semua daun pada batang yang dipangkas, sisakan satu atau dua helai untuk mendukung fotosintesis.
  • Pinch untuk tanaman rimbun: Jepit ujung pucuk dengan jari untuk tanaman berbatang lunak agar bercabang lebih banyak.
  • Teknik notching: Kupas tipis kulit batang di atas mata tunas untuk merangsang cabang baru.

2. Beri Nutrisi yang Tepat untuk Memacu Tunas

Setelah pemangkasan, tanaman membutuhkan nutrisi yang cukup untuk menumbuhkan tunas baru. Nitrogen adalah elemen kunci yang merangsang pertumbuhan daun dan tunas. Namun, pemberian nitrogen harus seimbang agar tanaman tidak tumbuh terlalu cepat namun lemah. Menurut Peter Groffman, ekolog dari Cary Institute, laju fotosintesis sangat dipengaruhi oleh kadar nitrogen dalam daun.

  • Prioritaskan nitrogen di fase vegetatif: Pilih pupuk dengan kandungan nitrogen tinggi, seperti NPK atau pupuk kandang, untuk merangsang tunas dan daun.
  • Sesuaikan dengan fase tumbuh: Saat tanaman mulai berbunga, kurangi nitrogen dan tambah fosfor-kalium agar energi tidak habis untuk daun saja.
  • Beri pupuk saat musim tumbuh: Mulailah dengan setengah dosis pupuk cair, lalu pantau respons tanaman sebelum menambah dosis.
  • Perhatikan waktu dan dosis: Beri pupuk pada pagi atau sore hari, dan hindari pemberian berlebihan yang bisa mematikan tanaman.
  • Manfaatkan pupuk daun: Semprotkan pupuk daun ke permukaan daun untuk respons cepat, karena nutrisi diserap langsung melalui stomata.
  • Gunakan ZPT secukupnya: Zat pengatur tumbuh seperti sitokinin dapat memicu percabangan dengan mengganggu dominansi apikal.

Dengan menerapkan kedua langkah di atas secara konsisten, Ibu bisa melihat tunas-tunas baru muncul dalam waktu singkat. Selamat mencoba dan semoga taman Ibu semakin hijau dan rimbun!

Reporter: Rini Azhari