Namanya sedang naik daun, lagu-lagunya hits di mana-mana. Tapi siapa sangka, Bernadya muda pernah menghadapi masa-masa yang sangat berat. Dia bukan cuma penyanyi, tapi juga tulang punggung keluarga saat pandemi Covid-19 menerjang.

Awal Mula yang Tak Terduga

Dalam sebuah obrolan santai, Bernadya cerita bagaimana keluarganya hampir limbung saat ibunya harus berhenti praktik di klinik karena pandemi. Padahal, sang ibu adalah sumber penghasilan utama. "Mamaku berhenti praktik, sementara penghasilan terbesar keluarga dari mama," ujarnya.

Namun, di tengah keterpurukan, ada secercah harapan. Lagu yang ia rilis ternyata mulai menghasilkan pendapatan dari platform musik digital. "Dari laguku tiba-tiba menghasilkan sesuatu yang bikin kita bisa bertahan hidup. Bahkan lebih dari itu, hidup kami berubah drastis," ceritanya sambil tersenyum.

Pengalaman ini jadi titik balik yang membuat Bernadya semakin percaya diri dengan kemampuannya menulis lagu. "Dari situ aku rasa, 'Oh aku bisa nulis mungkin'," lanjutnya.

Kaget Terima Royalti Besar

Bersama sang ayah, Bernadya mengelola sendiri distribusi lagunya tanpa label besar. Mereka belajar dari nol, dari cara unggah lagu sampai urusan rekening royalti. "Aku sama papa ngoprek sendiri," katanya.

Yang lebih mengejutkan, nominal royalti yang diterima benar-benar di luar dugaan. "Semengagetkan itu, karena bener-bener besar untuk anak SMA, apalagi di masa pandemi. Kaget banget," ungkapnya. Lagu pertamanya sudah diputar jutaan kali di platform streaming.

Sang ayah yang pertama tahu jumlah royalti itu. "Dari situ papaku bilang, 'Kamu harus bikin lagu baru lagi'," kenang Bernadya sambil tertawa.

Dari Satu Lagu ke Puncak Karier

Dorongan sang ayah membuat Bernadya terus berkarya. Kini, lagu-lagunya mendominasi tangga lagu digital dan ia jadi salah satu penyanyi muda dengan basis pendengar terbesar di Indonesia. Kisahnya membuktikan bahwa dari masa sulit, bisa lahir kesuksesan yang gemilang.

Jadi, nggak ada yang tahu kan, lagu favoritmu mungkin lahir dari perjuangan yang mengharukan. Semoga inspirasi dari Bernadya bisa memotivasi kita semua untuk terus berjuang dan berkarya, ya!