Siapa sangka di balik kesibukan Aldi Taher sebagai artis dan pebisnis, ia menyimpan kisah haru tentang pengabdiannya kepada sang ibu. Sang bunda yang tengah berjuang melawan stroke mendapat perawatan penuh kasih dari seluruh anggota keluarga. Aldi pun berbagi cerita tentang bagaimana mereka saling bergantian menjaga dan mendampingi ibunda tercinta.

Pantang Makanan Gorengan, Semua Direbus

Salah satu perubahan drastis yang diterapkan adalah pola makan. Aldi mengungkapkan bahwa sang ibu kini hanya boleh mengonsumsi makanan yang direbus dan dihaluskan. "Ibu tuh udah enggak boleh yang goreng-gorengan, makanan semua direbus. Jadi Ibu makannya harus di-blender halus," ujarnya saat ditemui beberapa waktu lalu.

Selain menjalani pengobatan medis, Aldi juga memberikan asupan alami seperti madu dan buah-buahan. Menurutnya, doa dan dukungan keluarga memegang peranan penting dalam kesembuhan. "Herbal madu. Ya kalau herbal itu kan identik dengan alami ya. Kayak buah naga, madu, buah-buahan. Dengan salat saya, baca Al-Qur'an saya, itu buat Ibu happy. Karena Al-Qur'an itu syifa, obat," tambahnya.

Kompak Bergantian Menemani Ibu

Tak hanya soal makanan, Aldi bersama kakak dan adiknya selalu berbagi tugas untuk menemani sang ibu. Jika salah satu sedang sibuk bekerja, anggota keluarga lainnya akan menggantikan, dibantu oleh perawat profesional. "Ibu ngajarin kita kompak selalu ya kakak-beradik. Itu yang selalu kita tanamkan. Kita sangat-sangat semua mendoakan, menyemangati Ibu. Ya, karena Ibu kita adalah nyawa kita, malaikat kita, surga kita," ungkap Aldi penuh haru.

Sebagai seorang penyintas kanker, Aldi mengaku sangat memahami perjuangan melawan penyakit. Karena itu, ia bertekad untuk terus memberikan semangat agar sang ibu tetap bahagia dan optimis. "Jadi kita doain Insya Allah Ibu sehat. Dan Insya Allah kita pengin ngajak Ibu jalan-jalan keliling dunia karena Ibu saya itu semasa hidupnya orangnya aktif. Masya Allah, panutan kita, teladan kita," tutupnya.

Kisah Aldi Taher ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa di balik kesibukan, keluarga tetaplah yang utama. Perjuangan seorang ibu tak boleh dilupakan, dan kasih sayang anak-anaknya bisa menjadi obat paling mujarab. Semoga sang ibu lekas pulih dan kembali beraktivitas seperti sedia kala.