Menjadi sandwich generation di usia 30-an memang berat. Kamu harus menyeimbangkan kebutuhan sendiri, pasangan, anak, dan orang tua. Namun, bukan berarti mimpi finansial harus kandas. Kuncinya ada pada perencanaan yang matang.
1. Hitung Beban Finansial dengan Detail
Catat semua pengeluaran, terutama yang untuk orang tua. Dengan data ini, kamu bisa membuat batasan bantuan agar tidak menggerus tabungan dan investasi. Misalnya, tetapkan persentase maksimal dari penghasilan untuk membantu keluarga.
2. Prioritaskan Dana Pensiun
Jangan korbankan dana pensiun demi kebutuhan saat ini. Mulailah menyisihkan secara rutin, meski kecil. Ingat, pensiun yang cukup akan mencegah kamu menjadi beban bagi anak-anak di masa depan.
3. Bangun Dana Darurat yang Cukup
Karena tanggungan lebih banyak, dana darurat minimal 9-12 kali pengeluaran bulanan sangat disarankan. Mulailah dari target kecil, misalnya untuk 1 minggu, lalu tingkatkan secara bertahap. Manfaatkan bonus atau THR untuk mempercepat pencapaian target.
4. Lindungi Diri dengan Asuransi
Biaya kesehatan bisa menguras tabungan. Pastikan kamu punya BPJS dan, jika memungkinkan, asuransi tambahan. Asuransi jiwa juga penting jika kamu adalah tulang punggung keluarga.
5. Batasi Bantuan dan Tingkatkan Penghasilan
Tentukan batas maksimal bantuan ke keluarga. Ajak saudara lain untuk ikut berkontribusi. Di sisi lain, cari penghasilan tambahan dari freelance, bisnis sampingan, atau investasi yang menghasilkan arus kas. Dengan tambahan pemasukan, beban finansial bisa lebih ringan.