Namanya mungkin belum setenar artis, tapi prestasi Mahatmi Rismartanti layak mendapat standing applause. Perempuan 27 tahun ini berhasil menjadi warga negara Indonesia pertama yang bekerja sebagai pengemudi bus di Jepang. Sebuah pencapaian yang membanggakan, apalagi profesi ini didominasi oleh pria di sana.

Awal Mula Petualangan

Semua berawal dari kelangkaan pengemudi bus di Jepang. Banyak perusahaan terpaksa mengurangi rute dan frekuensi perjalanan karena kekurangan tenaga. Untuk mengatasinya, pemerintah Jepang membuka pintu bagi tenaga kerja asing melalui visa khusus. Dan Mahatmi, yang sejak kecil bercita-cita menjadi sopir bus di Jepang, langsung menyambar kesempatan itu.

“Saya sangat senang. Ini impian saya sejak kecil. Ketika melihat iklan lowongan, saya berpikir, ‘Ini untuk saya’,” kenangnya.

Perjuangan di Negeri Orang

Bulan September 2025 menjadi titik balik hidupnya. Mahatmi hijrah ke Jepang dan bergabung dengan Tokyo Bus, salah satu operator bus terbesar. Bersama dua rekan Indonesia lainnya, ia mengantongi visa Pekerja Berketerampilan Khusus. Tapi perjalanannya tak mudah. Ia harus mengurus surat izin mengemudi khusus dan belajar bahasa Jepang dari nol.

“Berkomunikasi dalam bahasa Jepang adalah tantangan terbesar,” akunya. Setiap malam, ia habiskan waktu berjam-jam mempelajari buku panduan mengemudi dan kosakata teknis. Perjuangan kerasnya membuahkan hasil. Setelah enam bulan pelatihan intensif, pada Maret 2026, Mahatmi resmi debut sebagai pengemudi bus.

Inspirasi bagi Kita Semua

Kisah Mahatmi membuktikan bahwa mimpi besar bisa diraih dengan tekad dan kerja keras. Bagi para perempuan Indonesia di luar sana, jangan ragu untuk mengejar passion, meski harus menembus batasan budaya dan bahasa. Siapa tahu, langkah kecil hari ini bisa mengukir sejarah seperti yang dilakukan Mahatmi.

Reporter: Salsabila Wahyudi