Siapa bilang urusan dapur dan sapu lantai adalah panggilan alamiah seorang perempuan? Priyanka Chopra Jonas, aktris yang namanya melejit lewat film Bollywood dan Hollywood, berani meluruskan pandangan itu. Dalam sebuah sesi di Cannes Lions, ia menyuarakan pendapat yang langsung viral: pekerjaan rumah tangga bukanlah takdir yang melekat pada jenis kelamin tertentu.

Dengan gaya bicaranya yang lugas, Priyanka menegaskan bahwa kemampuan mengurus rumah adalah keterampilan dasar yang harus dikuasai setiap manusia dewasa, bukan beban yang diwariskan ke perempuan. “Membersihkan rumah dan memasak bukan pekerjaan perempuan. Itu adalah keterampilan dasar sebagai orang dewasa. Jangan mencampuradukkan gender dengan kemalasan,” ujarnya. Kalimat ini sontak menuai dukungan dari ribuan warganet yang selama ini merasakan ketimpangan peran di rumah.

Pernyataan Priyanka seolah membuka kotak pandora perdebatan tentang beban ganda yang selama ini ditanggung perempuan. Di banyak budaya, termasuk di Indonesia, stereotip bahwa perempuan harus mahir mengurus rumah masih kuat. Padahal, di era modern ini, pembagian peran seharusnya berdasarkan kesepakatan dan kemampuan, bukan jenis kelamin.

Perubahan di Industri Hiburan

Tak hanya soal gender, Priyanka juga menyoroti transformasi besar di dunia hiburan. Menurutnya, perkembangan teknologi telah meruntuhkan tembok eksklusivitas yang dulu menghalangi banyak orang berbakat. “Dulu, jika ingin masuk ke industri film, Anda harus menentukan ingin bekerja di bagian apa. Sangat sulit untuk bisa masuk ke industri ini,” kenangnya.

Sekarang, siapa pun bisa menjadi kreator konten tanpa harus melalui jalur konvensional. Kamu punya ide cerita? Rekam saja, unggah ke YouTube, dan siapa tahu bisa menjadi film besar seperti Obsession. “Ini adalah masa yang luar biasa untuk menjadi seorang entertainer,” tambahnya penuh semangat.

Pesan untuk Perempuan Indonesia

Bagi para pembaca setia Girlthings, pesan Priyanka ini bisa menjadi pengingat bahwa kita tidak perlu terjebak dalam peran yang ditentukan masyarakat. Kamu bebas memilih jalan hidupmu sendiri, termasuk soal urusan dapur dan karier. Jangan biarkan stereotip membatasi langkahmu. Jadilah perempuan yang percaya diri, mandiri, dan berani menantang norma yang tidak adil.

Seperti Priyanka, kita juga bisa menjadi agen perubahan. Mulailah dari hal kecil: ajak pasangan atau anggota keluarga lain untuk berbagi tugas rumah tangga. Karena pada akhirnya, rumah adalah tanggung jawab bersama, bukan monopoli satu gender.

Reporter: Fadila Utami