Setiap pasangan pasti pernah mengalami konflik. Ada yang memilih diam, ada yang saling memberi waktu, dan tak sedikit istri yang memutuskan keluar rumah sejenak agar emosi tidak memuncak. Pertanyaannya, apakah langkah ini diperbolehkan dalam Islam?

Kewajiban Istri dalam Rumah Tangga

Islam telah mengatur hak dan kewajiban suami istri demi terciptanya keluarga yang harmonis. Salah satu kewajiban istri adalah menaati suami dalam hal-hal yang baik dan tidak melanggar syariat. Dalam kitab Al-Fiqhul Islami wa Adillatuhu, Syekh Wahbah Az-Zuhaili menjelaskan bahwa ketaatan istri mencakup tanggung jawab mengurus rumah dan mendidik anak.

Bolehkah Istri Keluar Tanpa Izin Suami?

Sebagian ulama berpendapat istri tidak boleh keluar rumah tanpa izin suami. Pendapat ini didasarkan pada hadis yang menekankan pentingnya hak dan kewajiban dalam rumah tangga. Namun, ada pengecualian dalam kondisi darurat atau situasi yang membahayakan istri. Dalam keadaan seperti itu, keluar rumah diperbolehkan demi menghindari mudarat yang lebih besar.

Pendapat Ulama tentang Istri Keluar Saat Bertengkar

Sayyid Abdurrahman Al-Hadrami dalam kitab Bughyatul Mustarsyidin membahas persoalan ini. Beliau menjelaskan, jika seorang istri merasa tertekan, gelisah, atau mudah berteriak saat bersama suami, tetapi menjadi tenang setelah keluar rumah, maka ia tidak wajib bertahan dalam kondisi yang membahayakan dirinya. Namun, dalam kondisi ini hak nafkah dari suami menjadi gugur.

Jadi, istri diperbolehkan meninggalkan rumah sementara waktu untuk menghindari mudarat dan meredakan konflik. Tapi perlu diingat, ada konsekuensi berupa hilangnya hak nafkah selama ia pergi.

Kembali Berdamai Setelah Emosi Reda

Keluar rumah saat bertengkar bukan berarti mengakhiri pernikahan. Langkah ini hanya sebagai upaya menenangkan diri. Setelah emosi mereda, suami dan istri dianjurkan segera berkomunikasi, saling memaafkan, dan menyelesaikan masalah dengan kepala dingin. Sikap saling memaafkan dan komunikasi yang baik adalah kunci mengembalikan keharmonisan rumah tangga.

Jadi, Bunda, jika suatu saat terpaksa harus keluar rumah saat bertengkar, pastikan itu demi kebaikan bersama. Dan jangan lupa, setelah tenang, segera kembali dan perbaiki komunikasi dengan suami, ya.

Reporter: Hestia Ramadhani