Kolam ikan koi dan tanaman hias memang perpaduan yang pas buat taman rumah. Selain bikin pemandangan lebih indah, kombinasi ini juga bisa menghadirkan rasa tenang. Tapi, banyak ibu rumah tangga yang khawatir kalau-kalau tanaman malah bikin air kolam jadi cepat kotor dan keruh. Tenang, dengan penataan yang tepat, Bunda bisa punya kolam yang sehat sekaligus cantik.

1. Pilih Tanaman Air yang Ramah Ekosistem

Tanaman air nggak cuma hiasan, lho. Beberapa jenis seperti teratai, apu-apu, atau eceng gondok punya kemampuan alami menyerap amonia dan nitrit dari kotoran ikan. Ini membantu menjaga kualitas air tetap stabil. Tapi ingat, jangan terlalu banyak tanamannya ya, karena bisa menghambat sirkulasi air.

2. Atasi Alga dengan Daun Lebar

Alga sering bikin air kolam berubah hijau. Solusinya? Tanam teratai atau pakis air. Daun teratai yang lebar bisa mengurangi cahaya matahari masuk ke air, sehingga alga susah berkembang. Pakis air juga bisa menyerap nutrisi yang jadi makanan alga.

3. Gunakan Pot untuk Media Tanam

Biar tanah atau pupuk nggak bikin air keruh, sebaiknya Bunda menanam tanaman hias dalam pot khusus. Ini juga memudahkan kalau mau dipindah-pindah atau dibersihkan. Akar tanaman jadi lebih terkendali dan nggak mengotori kolam.

4. Hindari Tanaman Berakar Agresif

Pohon atau semak dengan akar besar bisa merusak struktur kolam dan sering gugur daunnya. Pilih tanaman berakar serabut seperti lily air atau melati air yang lebih aman. Daunnya juga nggak mudah rontok.

5. Rajin Pangkas Daun Tua

Daun yang menguning atau mati harus segera dibuang. Kalau dibiarkan membusuk di air, kadar amonia bisa naik dan bikin ikan stres. Pemangkasan rutin juga bikin tanaman tetap rapi dan sehat.

6. Filter Tetap Wajib Hukumnya

Tanaman air membantu, tapi nggak bisa menggantikan filter. Bunda tetap perlu filter mekanis dan biologis untuk menyaring kotoran. Kombinasi filter dan tanaman bikin ekosistem kolam lebih seimbang.

7. Ganti Air Secara Bertahap

Meski sudah ada tanaman, ganti sebagian air kolam secara rutin tetap penting. Lakukan bertahap agar ikan koi nggak kaget. Bersihkan juga filter dan kotoran yang mengendap.

8. Jaga Keseimbangan Ekosistem

Kunci kolam sehat adalah keseimbangan antara jumlah ikan, tanaman, dan filter. Jangan kasih pakan berlebihan, sesuaikan jumlah ikan dengan ukuran kolam, dan pantau pH air. Kalau semua seimbang, kolam akan jernih dan asri.

Dengan tips di atas, Bunda bisa menikmati keindahan kolam koi dan tanaman hias tanpa khawatir air cepat keruh. Selamat mencoba!

Reporter: Salsabila Wahyudi