Wacana larangan masuk bagi ibu hamil asing ke Amerika Serikat kembali mencuat. Presiden Donald Trump, yang sebelumnya gagal membatasi hak kewarganegaraan bagi anak yang lahir di AS, kini dikabarkan tengah menjajaki opsi untuk menghentikan praktik yang disebut 'birth tourism' atau wisata kelahiran.

Menurut pejabat pemerintah yang enggan disebut namanya, langkah ini merupakan bagian dari upaya memerangi imigrasi ilegal. Ide yang dibahas cukup ekstrem, mulai dari tuntutan hukum terhadap pelaku wisata kelahiran hingga larangan total masuk bagi perempuan hamil.

Apa Itu Wisata Kelahiran?

Wisata kelahiran adalah praktik di mana perempuan asing datang ke AS saat hamil tua, melahirkan di sana, dan bayi mereka otomatis menjadi warga negara AS. Aturan ini dimungkinkan karena Amendemen ke-14 Konstitusi AS yang memberikan kewarganegaraan kepada siapa pun yang lahir di wilayah AS.

Pejabat Keamanan Dalam Negeri AS, Markwayne Mullin, menyebut praktik ini sebagai masalah keamanan nasional. Ia mencontohkan kasus di mana ibu hamil dari China datang beberapa minggu sebelum melahirkan, lalu kembali ke negaranya setelah bayi lahir. Anak tersebut kemudian tumbuh di bawah rezim komunis namun tetap memegang paspor AS.

Seberapa Sering Praktik Ini Terjadi?

Meski menjadi perhatian pemerintah, data resmi tentang jumlah wisata kelahiran sangat terbatas. Center for Immigration Studies memperkirakan pada 2020 ada 20.000 hingga 26.000 bayi lahir dari turis asing, atau kurang dari 1 persen total kelahiran di AS. Lembaga non-partisan Migration Policy Institute bahkan menyebut praktik ini 'jarang terjadi'.

Namun, Departemen Luar Negeri AS baru-baru ini membongkar jaringan wisata kelahiran di Afrika Barat yang melibatkan lebih dari 100 warga asing menggunakan dokumen palsu. Hal ini memicu langkah tegas untuk mengakhiri skema ilegal tersebut.

Dampak bagi Ibu Hamil Indonesia

Bagi Moms yang berencana melahirkan di AS, kabar ini tentu menimbulkan kekhawatiran. Saat ini, belum ada larangan resmi, tapi petugas konsuler berhak menolak visa jika mencurigai tujuan utama adalah melahirkan. Pemerintah AS juga bisa menolak masuk di perbatasan.

Jadi, jika Moms ingin melahirkan di AS, pastikan persiapan matang dan ikuti aturan yang berlaku. Jangan sampai rencana indah berubah menjadi mimpi buruk karena masalah visa.

Reporter: Fadila Utami