Freezer adalah penyelamat bagi ibu-ibu yang ingin menyiapkan stok makanan praktis. Mulai dari daging, ikan, hingga sayuran, semua tampak aman disimpan dalam suhu beku. Tapi, tahukah kamu kalau ada beberapa makanan yang justru 'menolak' dibekukan? Alih-alih awet, makanan-makanan ini malah kehilangan kelezatannya.
Susu dan Saus Krim
Susu dan saus berbahan dasar krim, seperti saus pasta atau sup krim, akan mengalami pemisahan saat dicairkan. Hasilnya, teksturnya jadi berbutir dan encer, tidak lagi lembut dan creamy. Sebaiknya, simpan saus dalam wadah tertutup di kulkas dan habiskan dalam 3-4 hari.
Sayuran Berdaun Hijau
Selada, bayam, dan kale punya kandungan air tinggi yang membuatnya lembek dan layu setelah dibekukan. Jika ingin menyimpan sayuran hijau, lebih baik langsung diolah menjadi sup atau smoothie, lalu bekukan dalam bentuk jadi. Dengan begitu, nutrisinya tetap terjaga dan rasanya pun enak.
Pasta Matang
Membekukan pasta yang sudah dimasak akan membuatnya lembek dan mudah hancur saat dipanaskan. Solusinya, bekukan sausnya saja secara terpisah, dan rebus pasta segar saat akan disantap. Jika terpaksa, masak pasta hingga al dente dan campur sedikit minyak zaitun sebelum dibekukan.
Kentang Mentah
Kentang mentah tidak cocok dibekukan karena akan berubah lembek dan berpasir. Simpan kentang di tempat sejuk dan kering, jauh dari sinar matahari. Namun, kentang yang sudah dimasak seperti mashed potato atau kentang goreng, justru bisa dibekukan dengan hasil yang memuaskan.
Telur Utuh
Membekukan telur dalam cangkangnya bisa menyebabkan cangkang retak karena cairan di dalamnya mengembang. Untuk membekukan telur, kocok lepas dulu, lalu simpan dalam wadah kedap udara atau cetakan es batu. Dengan begitu, telur beku bisa digunakan untuk berbagai olahan.
Makanan Gorengan
Gorengan yang dibekukan akan kehilangan kerenyahannya dan menjadi lembek setelah dipanaskan ulang. Jika ada sisa gorengan, simpan di kulkas dan panaskan dengan oven atau air fryer agar kembali renyah. Lebih baik lagi, buat gorengan secukupnya agar tidak tersisa.
Keju Lunak
Keju lunak seperti cream cheese, ricotta, dan mozzarella segar akan memisah dan bertekstur kasar setelah dicairkan. Sementara keju keras seperti cheddar atau parmesan justru lebih tahan beku. Parut keju keras dan simpan dalam wadah tertutup untuk stok topping MPASI atau masakan.
Salad dengan Mayones
Salad ayam, salad telur, atau hidangan lain yang mengandung mayones tidak cocok dibekukan. Mayones akan terpisah dan membuat salad berair. Bekukan proteinnya saja, lalu campur mayones saat hendak disajikan agar teksturnya tetap creamy.
Bumbu Segar
Daun basil, ketumbar, atau peterseli akan kehilangan aroma dan layu jika dibekukan langsung. Cara terbaik adalah mencincangnya lalu membekukannya dalam cetakan es batu bersama minyak zaitun. Kubus bumbu ini siap pakai untuk sup atau tumisan.
Timun
Timun mengandung banyak air, sehingga akan lembek dan berlendir setelah dibekukan. Nikmati timun dalam keadaan segar untuk salad atau camilan. Jika ingin stok, buat acar timun yang bisa bertahan lama di kulkas.
Yogurt
Yogurt yang dibekukan akan berubah tekstur menjadi berair dan berbutir, meski nutrisinya tetap ada. Sebaiknya, konsumsi yogurt langsung atau gunakan untuk smoothie tanpa dibekukan terlebih dahulu. Jika ingin stok, bekukan dalam bentuk es krim yogurt buatan sendiri.
Alpukat Utuh
Alpukat utuh akan berubah warna menjadi cokelat dan lembek setelah dicairkan. Jika ingin menyimpan alpukat, haluskan atau potong dadu, lalu beri perasan jeruk nipis dan simpan dalam wadah kedap udara. Alpukat beku ini cocok untuk smoothie atau saus.
Tomat
Tomat segar akan menjadi lembek dan berair jika dibekukan. Namun, tomat bisa dibekukan untuk dimasak menjadi sup atau saus. Panggang tomat terlebih dahulu untuk mengeluarkan rasa manisnya, lalu bekukan dalam wadah tertutup.
Biji Kopi
Membekukan biji kopi bisa merusak rasanya karena kelembapan dan bau dari freezer. Simpan biji kopi dalam wadah kedap udara di tempat sejuk dan gelap. Gunakan dalam 4-6 minggu untuk mendapatkan rasa terbaik.
Buah Tinggi Air
Semangka, melon, dan jeruk akan lembek dan kehilangan teksturnya setelah dicairkan. Buah-buahan ini hanya cocok dibekukan untuk dijadikan smoothie atau es buah. Bekukan dalam potongan kecil dan blender dalam keadaan beku untuk hasil yang segar.
Membekukan makanan memang praktis, tapi tidak semua makanan cocok dengan cara ini. Dengan mengetahui pantangannya, kamu bisa lebih bijak dalam menyimpan stok makanan dan MPASI. Semoga informasi ini bermanfaat untuk dapurmu!