Pernah merasa leher kaku, bahu berat, atau pusing setelah seharian bekerja di depan layar? Bisa jadi kamu mengalami tech neck, kondisi yang terjadi karena posisi kepala terlalu sering menunduk. Semakin lama menunduk, semakin besar beban pada leher—bahkan bisa mencapai 27 kg saat kepala menunduk 60 derajat!

Untungnya, kamu bisa mengatasinya dengan gerakan-gerakan simpel berikut ini. Lakukan secara rutin, dan rasakan perbedaannya.

1. Chin Tuck: Tarik Dagu ke Belakang

Gerakan ini membantu mengembalikan posisi kepala yang cenderung maju ke depan. Caranya: duduk tegak, tarik dagu ke dalam seperti membuat double chin. Tahan 5 detik, ulangi 10 kali. Bisa dilakukan sambil rapat online!

2. Peregangan Dada (Chest Stretch)

Duduk lama membuat otot dada kaku dan bahu membungkuk. Berdiri di dekat dinding, letakkan lengan di samping, lalu dorong tubuh ke depan hingga dada terasa meregang. Tahan 20-30 detik. Gerakan ini membuka area dada dan mengurangi ketegangan leher.

3. Cat-Cow ala Yoga

Gerakan yoga ini melenturkan tulang belakang dan mengurangi kaku di leher serta bahu. Mulai dari posisi merangkak, lengkungkan punggung ke atas (cat), lalu turunkan perut dan angkat kepala (cow). Lakukan selama 1-2 menit. Cocok dilakukan setelah duduk berjam-jam.

4. Resistance Band Row

Banyak kasus tech neck karena otot punggung atas lemah. Gunakan resistance band, tarik kedua tangan ke arah tubuh sambil rapatkan tulang belikat. Lakukan 12-15 repetisi, 2-3 set. Latihan ini memperkuat punggung agar leher lebih stabil.

5. Jalan Kaki Sejenak

Kadang, solusi termudah adalah yang paling ampuh. Berjalan kaki 15-20 menit dapat melancarkan sirkulasi darah, mengurangi ketegangan otot, dan memutus siklus duduk lama. Tubuh kita memang dirancang untuk bergerak, bukan diam di kursi.

Jangan hanya mengandalkan pijatan atau balsem. Jika kebiasaan menunduk tidak diubah, keluhan akan kembali. Coba aturan sederhana: setiap 30-45 menit, berdiri dan lakukan peregangan 2 menit. Konsistensi adalah kuncinya. Dengarkan tubuhmu—dia selalu memberi sinyal sebelum masalah menjadi serius.

Reporter: Sri Rahayu