Kabar terbaru datang dari perseteruan rumah tangga Sarwendah dan Ruben Onsu yang masih bergulir di meja hijau. Kali ini, Sarwendah memberikan klarifikasi tegas terkait hasil tes kesehatan yang sempat ditantang oleh pihak Ruben Onsu. Melalui kuasa hukumnya, Chris Sam Siwu, Sarwendah menyampaikan bahwa pemeriksaan tersebut adalah wujud komitmennya dalam menjaga kesehatan dan keselamatan buah hatinya.
Menurut Chris, pemeriksaan kesehatan yang dilakukan Sarwendah bukanlah sesuatu yang harus diperdebatkan. Justru, hal ini merupakan kewajiban yang diamanatkan undang-undang bagi setiap orang tua. “Bukan sekadar syarat untuk bertemu anak, tapi ini adalah kewajiban yang diatur dalam Undang-Undang Perlindungan Anak. Orang tua wajib menjaga anak dari segala hal yang berkaitan dengan kesehatan,” ujarnya usai menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (2/9/2026).
Hasil Tes Kesehatan: Non-Reaktif dan Jelas
Kabar baiknya, hasil tes kesehatan yang dijalani Sarwendah menunjukkan status non-reaktif. Artinya, ia dalam kondisi sehat dan tidak memiliki penyakit yang dapat membahayakan anak. Hal ini sekaligus menjawab tantangan yang sempat dilayangkan oleh pihak Ruben Onsu.
Dengan hasil ini, Sarwendah berharap tidak ada lagi keraguan mengenai kondisinya. Ia ingin fokus pada hal yang lebih penting, yaitu memastikan anak-anaknya tumbuh dalam lingkungan yang sehat dan bahagia. “Semua ini kami lakukan demi kebaikan anak-anak. Tidak ada niat lain selain memberikan yang terbaik untuk mereka,” tambah Chris.
Biaya Kebutuhan Anak: Tanggung Jawab Sarwendah
Lebih lanjut, Sarwendah juga menegaskan bahwa ia akan membiayai sendiri segala kebutuhan anak-anaknya. Pernyataan ini tentu menjadi angin segar dan menunjukkan kemandirian Sarwendah sebagai seorang ibu. Ia tidak ingin membebankan biaya hidup sang buah hati kepada pihak lain.
Keputusan ini diambil murni karena kecintaannya pada anak-anak. Sarwendah siap bekerja keras dan mengatur keuangan demi masa depan mereka. “Semua kebutuhan anak-anak, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga kebutuhan sehari-hari, akan ditanggung sepenuhnya oleh Sarwendah. Ini bentuk tanggung jawab moral yang tidak bisa ditawar,” tegas Chris.
Harapan untuk Kedepannya
Di tengah hiruk-pikuk proses hukum, Sarwendah berharap semua pihak dapat mengedepankan kepentingan anak. Ia ingin konflik yang ada tidak berdampak negatif pada psikologis anak-anaknya. Semua keputusan yang diambil, baik oleh dirinya maupun pihak lain, semoga selalu berpijak pada rasa sayang dan keinginan untuk melindungi.
Sarwendah juga mengajak semua pihak untuk berhenti saling menjatuhkan dan mulai fokus pada hal-hal yang membangun. “Anak-anak butuh ketenangan. Mereka butuh melihat kedua orang tuanya rukun, setidaknya dalam hal pengasuhan. Mari kita jaga perasaan mereka,” pesan Sarwendah melalui kuasa hukumnya.
Kita doakan semoga proses hukum ini segera selesai dan memberikan hasil yang terbaik bagi semua pihak, terutama bagi kebahagiaan anak-anak Sarwendah dan Ruben Onsu.