Perjalanan Mela Pujayanti di D'Academy 8 memasuki babak yang menegangkan. Setelah berhasil lolos ke 53 besar, gadis 18 tahun ini harus bersiap menghadapi penilaian langsung dari para juri. Campuran rasa gugup dan syukur ia rasakan, namun ia memilih fokus pada persiapan.

"Jujur-jujur ini tuh deg-degan, senang, kayak ah campur aduk deh. Intinya senang banget, insyaallah ya. Doain ya," ujar Mela saat ditemui di Studio 5 Emtek City, Jakarta Barat.

Fokus pada Kekuatan Sendiri, Bukan Pesaing

Mela sadar bahwa setiap peserta memiliki karakter vokal unik. Ia tidak mau terlalu memikirkan lawan, melainkan lebih berkonsentrasi pada penampilannya sendiri. "Aku nggak mandang semua bagus, cuma di setiap orang tuh punya karakter masing-masing. Jadi itu balik lagi ke rezeki dan selera juri," jelasnya.

Baginya, kunci utama adalah kesiapan mental. Sehebat apa pun teknik bernyanyi, tanpa mental yang kuat, semua bisa goyah di panggung. "Tentunya mental ya itu nomor satu. Mental, suara, tentu aja udah itu sama kita berdoa sih jalur langit," ungkap Mela.

Dukungan Keluarga sebagai Penyemangat

Meski harus meninggalkan Bandung, semangat dari keluarga terus mengalir. Mela menganggap dukungan mereka sebagai energi tambahan untuk terus melangkah. Ia berharap bisa memberikan yang terbaik, namun tetap rendah hati. "Ya intinya aku ya tetap harus belajar, mungkin di luaran sana rezeki aku gitu. Alhamdulillah pastinya senang, bersyukur banget bisa dikasih kesempatan yang emas ini," katanya.

Dengan persiapan mental dan vokal yang matang, Mela siap membuktikan diri di panggung D'Academy 8. Akankah ia melaju lebih jauh? Kita tunggu aksi selanjutnya.