Ruben Onsu dan Sarwendah kembali menjadi sorotan publik setelah isu rumah yang akan dilelang mencuat. Namun, kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang, membantah tudingan tersebut dan membeberkan fakta di balik percakapan keduanya.

Menurut Minola, komunikasi antara Ruben dan Sarwendah pada akhir 2025 sama sekali tidak dimulai dengan pembahasan rumah. Justru, semuanya berawal dari keinginan anak-anak mereka untuk menonton konser grup K-Pop Blackpink.

"Ruben tahu anak-anaknya penggemar Blackpink, maka dia memberikan tiga tiket. Saat itu Ruben sedang umrah, jadi tidak bisa menemani," ujar Minola.

Masalah mulai muncul ketika Sarwendah meminta tambahan satu tiket lagi dengan posisi duduk di baris yang sama. Permintaan ini sulit dipenuhi karena ketersediaan kursi yang terbatas. Akhirnya, tiket tersebut dianggap hangus.

"Selain itu, tiba-tiba Sarwendah bilang anak-anak ada lomba di tanggal yang sama, jadi rencana nonton konser batal," sambungnya.

Di tengah pembicaraan yang alot, topik tiba-tiba beralih ke persoalan rumah. Sarwendah bertanya, "Maaf ya, ini rumah mau dilelang?" Pertanyaan ini muncul di saat Ruben tidak merespons lagi soal tiket karena terus diulang.

Minola menduga, pembahasan rumah itu sengaja diangkat untuk menekan Ruben. Ia mempertanyakan logika di balik isu lelang tersebut, karena hingga kini rumah yang dimaksud belum memasuki proses lelang sama sekali.

"Kalau memang rumah itu mau dilelang sejak Oktober 2025, harusnya sekarang sudah hampir satu tahun dilelang. Tapi faktanya tidak. Jadi jangan pakai isu itu untuk memojokkan Ruben," tegas Minola.

Kasus ini mengingatkan kita bahwa komunikasi pasca-perceraian seringkali rumit, terutama saat melibatkan anak dan harta bersama. Namun, yang terpenting adalah tetap menjaga ketenangan dan tidak terprovokasi oleh isu yang belum jelas kebenarannya.